:: ketika kehidupan menjadi sekolah tanpa batas ::

          Tentang :: Syaifullah Agus Setyo Nugroho

Thursday, October 11, 2007

mudik dan lebaran

sepi banget hari ini...
masuk parkiran kantor yang biasanya ramai, tadi sepi...
padahal tadi sudah sengaja [sengaja lho] datang telat...
ga cuma telat, hari ini juga cuma pake kaos sama sandal...
jangan kuatir, tetep ganteng kok...

memang hari ini beberapa kantor sudah libur, cuma beberapa yang masih masuk [tepatnya disuruh masuk !]. mungkin semua sudah pada mudik. jalan - jalan yang biasanya macet minta ammmpyuunnn, tadi sepi dan lancar....

ngomong - ngomong tentang mudik....
terus terang definisi "mudik" itu sendiri saya kurang tahu....
kata ini begitu populer saat mau hari raya...
padahal tiap minimal 1 bulan sekali saya pasti pulang ke tuban...
apakah itu termasuk mudik ???
bodo amat !! yang penting ketemu keluarga....

dan tahun ini saya juga ikutan mudik...
klo tahun yang lalu - lalu saya mudik naik motor, tahun ini saya milih naik travel...
mau naik motor males, lha liburnya cuma sebentar, capek, dll dll....
mending naik travel aja [meski mahal tapi nyaman] hehehe.....

selain fenomena mudik, di negara kita tercinta republik indonesia raya [selanjutnya disingkat NKTRIR] ada fenomena yang lebih "ga biasa"...
fenomena tentang hari pertama lebaran...
entah bagaimana ceritanya di NKTRIR beberapa tahun terakhir ini sering terjadi perbedaan pelaksanaan...
muhammadiyah biasanya 1 hari lebih cepat..
klo tahun ini berarti tanggal 12 oktober...
dan pemerintah InsyaAllah tanggal 13 oktober...
saya sendiri ?????
saya punya keyakinan sendiri yang sangat jelas kevalidanya...
ya ! saya tidak sama dengan muhammadiyah maupun pemerintah...
saya lebaran tanggal 1 Syawal 1428 H
hehehe.....

saya dan keluarga mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H
Minal aidzin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan batin untuk lisan dan laku yang tidak berkenan
Semoga kita selalu mendapatkan ampunan-Nya


Selamat berlebaran yeee......

Monday, August 06, 2007

sudah 24 tahun

Memang waktu berjalan begitu cepatnya, ga terasa aku sudah menghabiskan 24 tahun jatah umurku. Di umurku yang semakin bertambah ini, masih banyak sekali yang belum aku capai. Tapi aku sangat bersyukur, aku bersyukur karena lahir dan tumbuh di keluarga yang sangat menyayangi aku. Di umurku ini, aku juga memiliki seseorang yang sangat kusayangi dan menyayangi aku. Terima kasihku buat...
  • Allah yang sudah memberikan aku kehidupan dan keluarga yang sangat sempurna.
  • Bapak dan Ibu, yang sudah bekerja sangat keras untuk anaknya yang mbeling ini. Tak akan pernah aku bisa membalas semua yang telah Bapak dan Ibu berikan.
  • Kakak-kakakku semuanya (mbak Ella, mbak Nia, mas Wahyu, mas Iwan, mas Jarwo, mbak Esti ), yang selalu memberikan semangat dan keceriaan saat aku "jatuh" dan "jatuh" lagi.
  • Icha, yang nakal+bandel tapi selalu bisa membuatku betah berlama-lama di rumah.
  • Retno "My Rib" Anggraini, terima kasih untuk semua sayang dan pengertiannya selama ini. Maafkan jika sering membuatmu menangis.
  • Dimas "samid"+Ida+Upik, saat yang lain lupa ulang tahunku, kalian bertiga masih mengingatnya.
Semoga 24 tahun ini, aku bisa mewujudkan beberapa hal...
  1. Kuliah dengan lebih baik.
  2. Kerja yang semangat, syukur - syukur bisa dapat kerjaan yang lebih baik.
  3. Mencoba untuk lebih sabar.
  4. Menikah !
Intinya aku mencoba untuk tidak membuat kecewa orang - orang yang sudah berkorban dan memberikan yang terbaik buat aku.Amin

BBB ( Bukan Benda Biasa )

Thursday, August 02, 2007

telur ceplok dan sambal kecap

Mungkin Anda heran dan bertanya tentang apa istimewanya " telur ceplok dan sambal kecap " hingga saya memilihnya menjadi judul post kali ini. Memang tidak ada yang istimewa, Anda dan saya pasti pernah makan menu makanan dengan kombinasi seperti itu. Telur ceplok hanyalah telur tanpa dikocok yang digoreng diatas minyak goreng yang panas dan diberi sedikit garam. Sambal kecap juga hanya sambal biasa yang dikasih kecap. Tapi rasa telur ceplok dan sambal kecap yang biasa Anda makan dan saya makan, beda dengan yang ini.

Hari minggu kemarin, saya berkunjung ke rumah "my rib" di kota 0321 untuk beberapa tujuan. Karena satu dan lain hal, saya tidak sempat untuk sarapan. Alhasil, setelah nyampe di rumah "my rib", perutku mulai resek dan meminta asupan makanan. Saya pun bilang ke "my rib", dan dengan senyum dan kasih sayang, saya di berikan beberapa opsi kombinasi menu sarapan, saya memilih telur ceplok dan sambal kecap. Ini pertama kalinya saya makan makanan hasil karya "my rib". Karena saya menemaninya saat memasak, jadi saya yakin klo ini buatan tangannya.hehehe... Ini lah yang menbedakan telur ceplok dan sambal kecap yang biasa Anda dan saya makan. Karena yang satu ini ada rasa cinta dan sayang.

Hmmm yummmyyy.........

selamat jalan mak

Yang mau aku ceritakan adalah tentang seorang wanita yang sudah aku anggap sebagia bagian keluargaku. Dengan melihat fisiknya, aku yakin orang - orang akan beranggapan bahwa wanita tersebut tidak bisa berbuat apa - apa dan hidupnya bergantung dari belas kasihan orang lain. Wajar, jika ada anggapan seperti itu. Memang wanita ini cacat, dengan bentuk kaki yang tidak sempurna, tapi dibalik kecacatanya, wanita ini bisa bekerja dengan sempurna.

Wanita ini sudah ikut keluargaku sejak aku kecil, bahkan sebelum aku lahir. Meskipun sempat juga ikut keluarga yang lain, tapi pada akhirnya kembali juga ke keluargaku. Wanita ini adalah sosok yang bekerja sangat keras. Semua pekerjaan rumah mampu terselesaikan. Bahkan saat wanita ini harus menjaga bayi mulai usia 0 - 4 tahun, masih bisa menyelasaikan pekerjaannya.

Yang paling aku ingat, dan aku rasakan rasa kehilangan adalah kebiasaan setiap aku mau pulang. Ibu selalu bilang ke wanita ini setiap aku mau pulang "Anak lanang sesuk mulih, gawekne opo senengane". Wanita ini tahu kalau aku sangat suka rempeyek daun jeruk yang pedas, dan saat aku pulang sudah tersedia. Setiap dengar aku mau pulang, kamarku pasti dirapikan dan spreiku pasti diganti yang baru. Dan hal itu tak kutemukan lagi saat ini. Aku biasanya pulang malam hari, dan pagi hari aku pasti bertemu wanita ini. Dan kalimat yang selalu keluar darinya "Anak lanang, rawuh jam pinten ?". Seperti itulah sebagian kecil kasih sayang yang di tunjukkan kepadaku.

Sudah lebih dari satu tahun, wanita ini tidak hadir lagi di keluargaku. Bukan karena wanita ini melakukan suatu kesalahan hingga harus dikeluarkan. Tapi karena alasan kesehatan. Bahkan jika sembuh nanti, wanita ini ingin sekali kembali ke keluargaku. Saat itu belum diketahui apa penyakitnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata wanita ini terkena kanker mulut rahim. Semua pengobatan secara medis dan alternatif sudah diusahakan demi kesembuhannya.

Keluargaku termasuk aku masih sering menjenguknya di rumah, karena rumahnya cuma 100 meter di belakang rumahku. Saat terakhir aku menjenguknya, wanita ini sempat berujar "Dongakno mak e cepet waras, mak e pengen nunggoni anak lanang nikah".

Kira-kira 1 minggu yang lalu aku mendapat kabar kalau wanita ini sudah dipanggil Allah. Seketika itu pula air mata menetes dari mataku, saat aku mengetik blog ini, air matakupun menetes. Semoga dosa - dosanya diampuni dan amalnya diterima. Selamat jalan Mak Dah......

Klo aku nikah, datang saja gpp....

aku mau bertahan

"aku mau bertahan" gabungan judul lagunya once dan five minutes. Akhir-akhir ini suka banget sama 2 lagu ini. Mungkin karena liriknya bagus atau feelnya dapet banget sama lagu ini.

Aku Mau - Once
Kau boleh acuhkan diriku
Dan anggap ku tak ada
Tapi takkan merubah perasaanku
Kepadamu
Kuyakin pasti suatu saat
Semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada
Kau boleh jauhi diriku
Namun kupercaya
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untukmu selalu


Bertahan - Five Minutes

tak pernah terbayangkan
kumiliki wanita seperti dirimu
tak pernah terpikirkan
kau kan pergi dariku
pergi tinggalkanku

reff:
kucoba tuk bertahan
dalam kisah ini
tak bisakah sejenak
kau jangan pergi

tak pernah terbayangkan
kumiliki wanita secantik dirimu
tak mungkin kulakukan
kesalahan yg membuatmu
pergi tinggalkanku

repeat reff

reff2:
coba untuk bertahan
pahami hatiku
haruskah ku meminta
kau jangan pergi

repeat reff
repeat reff2


Thursday, April 19, 2007

untukmu

myspace codes