My first day
Seharusnya aku ceritakan ini hari senin kemarin, tapi....
Kali ini aku mau cerita tentang hari pertama aku kerja. Kemarin, eh 2 hari yang lalu ding, hari pertama aku kerja di perusahaan yang baru. Seperti biasa, namanya juga orang baru, jadi harus memberi kesan yang bagus. Untuk hari pertama, aku berusaha tampil semaksimal mungkin dari segi apapun ( paling rupaku yo ngono2 ae -- jayus --), bahkan malamnya aku sempat beli sepatu baru, bukan apa - apa sih, tapi sepatu warisan bokap udah jebol jadi ya terpaksa beli sepatu.
Masuk hari pertama sedikit membuat aku nervous. Tidak seperti biasanya, dulu ditempat kerjaku yang lama setiap berangkat kerja kuusahakan semepet mungkin dengan jam masuk, tapi untuk hari pertama ini aku berangkat pagi ( jangan pikir setelah subuh langsung berangkat -- jayus maneh -- ). Sekedar info aja, jam kantorku jam 08.00 pagi. Aq bangun jam 5, biasanya setelah sholat subuh aku tidur lagi, tapi kali ini aku nggak tidur, tapi juga nggak ngapa2in, cuma bengong aja dikamar. Aku lihat udah jam 06.15, dan waktunya mandi, kira sampai jam 07.00 aku siap sedia, seperti biasa aku sempatkan sholat dhuha dulu. Jam 07.15 aku berangkat kerja, dan tidak sarapan ( padahal biasanya sarapan lho...), perjalanan antara kos ke kantorku kira-kira memakan waktu 15 menit. O iya aku kos didaerah kampus B Unair ( ga penting bgt...). Aku sampai di kantor sekitar jam 07.30, begitu masuk ke gedung, langsung aku masuk lift dan kutekan angka 10 ( berarti ruanganku lt 10 --). Begitu sampai lantai 10, aku langsung mencari runganku, aku lihat ( sambil di baca tentunya ) setiap tulisan yang ada, siapa tahu itu ruanganku. Begitu tahu ruanganku, alamak...masih gelap dan terkunci. Aq tunggu di depan lift sebelah ruanganku bersama seorang wanita ( sayang gendut -- jadi bentuknya ga jelas -- agak tua lagi -- wis apes tanan ). Udah jam 08.00 tapi kok belum buka ya..pikirku. Setelah 5 menit ( jam 08.05 ) aku berdiri didepan pintu, dan dari jarak kira - kira 5 meter, ada seorang pria senyum padaku ( sopo iki...perasaan aku ora kenal ), semakin dekat semakin senyum, dan keluar kata - kata " E..mas Syaifullah Agus ya ? " "Ya" jawabku, "Saya Chandra, sudah lama nunggunya ?? " " Lumayan pak, dari jam setengah delapan " jawabku. Ternyata dia adalah Pak Chandra, koordinator untuk area Surabaya. Aku masuk dan ditunjukkan meja kerja serta ruangan-ruangan yang ada ( padahal cuma 2 ruangan - keto'e uakeh ), setelah berbasa basi, aku duduk di meja kerjaku yang bersebelahan dengan Pak Chandra. Di tengah perbincangan kami, Pak Chandra minta dipanggil dengan sebutan "mas", biar lebih santai dan ga kaku. Tapi memang masih muda sih..tapi udah nikah.
Dari cerita mas Chandra, ternyata selama beberapa bulan ini mas Chandra kerja sendirian, jadi dengan adanya aku, kita kerja berdua tok tanpa ada yang lain. Pokoknya susah senang berdua. Benar2 kerjasama yang menggairahkan ( omongannya pak theo...)
Hari pertama aku kerja, nggak ada kerjaan yang bisa aku kerjakan ( makanya aku posting ini ) sampai saat ini. Aku cuma chatting dan share pengalaman sama mas Chandra.
Semoga saja aku betah kerja di sini. Amin...
Kali ini aku mau cerita tentang hari pertama aku kerja. Kemarin, eh 2 hari yang lalu ding, hari pertama aku kerja di perusahaan yang baru. Seperti biasa, namanya juga orang baru, jadi harus memberi kesan yang bagus. Untuk hari pertama, aku berusaha tampil semaksimal mungkin dari segi apapun ( paling rupaku yo ngono2 ae -- jayus --), bahkan malamnya aku sempat beli sepatu baru, bukan apa - apa sih, tapi sepatu warisan bokap udah jebol jadi ya terpaksa beli sepatu.
Masuk hari pertama sedikit membuat aku nervous. Tidak seperti biasanya, dulu ditempat kerjaku yang lama setiap berangkat kerja kuusahakan semepet mungkin dengan jam masuk, tapi untuk hari pertama ini aku berangkat pagi ( jangan pikir setelah subuh langsung berangkat -- jayus maneh -- ). Sekedar info aja, jam kantorku jam 08.00 pagi. Aq bangun jam 5, biasanya setelah sholat subuh aku tidur lagi, tapi kali ini aku nggak tidur, tapi juga nggak ngapa2in, cuma bengong aja dikamar. Aku lihat udah jam 06.15, dan waktunya mandi, kira sampai jam 07.00 aku siap sedia, seperti biasa aku sempatkan sholat dhuha dulu. Jam 07.15 aku berangkat kerja, dan tidak sarapan ( padahal biasanya sarapan lho...), perjalanan antara kos ke kantorku kira-kira memakan waktu 15 menit. O iya aku kos didaerah kampus B Unair ( ga penting bgt...). Aku sampai di kantor sekitar jam 07.30, begitu masuk ke gedung, langsung aku masuk lift dan kutekan angka 10 ( berarti ruanganku lt 10 --). Begitu sampai lantai 10, aku langsung mencari runganku, aku lihat ( sambil di baca tentunya ) setiap tulisan yang ada, siapa tahu itu ruanganku. Begitu tahu ruanganku, alamak...masih gelap dan terkunci. Aq tunggu di depan lift sebelah ruanganku bersama seorang wanita ( sayang gendut -- jadi bentuknya ga jelas -- agak tua lagi -- wis apes tanan ). Udah jam 08.00 tapi kok belum buka ya..pikirku. Setelah 5 menit ( jam 08.05 ) aku berdiri didepan pintu, dan dari jarak kira - kira 5 meter, ada seorang pria senyum padaku ( sopo iki...perasaan aku ora kenal ), semakin dekat semakin senyum, dan keluar kata - kata " E..mas Syaifullah Agus ya ? " "Ya" jawabku, "Saya Chandra, sudah lama nunggunya ?? " " Lumayan pak, dari jam setengah delapan " jawabku. Ternyata dia adalah Pak Chandra, koordinator untuk area Surabaya. Aku masuk dan ditunjukkan meja kerja serta ruangan-ruangan yang ada ( padahal cuma 2 ruangan - keto'e uakeh ), setelah berbasa basi, aku duduk di meja kerjaku yang bersebelahan dengan Pak Chandra. Di tengah perbincangan kami, Pak Chandra minta dipanggil dengan sebutan "mas", biar lebih santai dan ga kaku. Tapi memang masih muda sih..tapi udah nikah.
Dari cerita mas Chandra, ternyata selama beberapa bulan ini mas Chandra kerja sendirian, jadi dengan adanya aku, kita kerja berdua tok tanpa ada yang lain. Pokoknya susah senang berdua. Benar2 kerjasama yang menggairahkan ( omongannya pak theo...)
Hari pertama aku kerja, nggak ada kerjaan yang bisa aku kerjakan ( makanya aku posting ini ) sampai saat ini. Aku cuma chatting dan share pengalaman sama mas Chandra.
Semoga saja aku betah kerja di sini. Amin...
0 Comments:
Post a Comment
<< Home