:: ketika kehidupan menjadi sekolah tanpa batas ::

          Tentang :: Syaifullah Agus Setyo Nugroho

Thursday, November 02, 2006

mudik balik

Klo ingat lebaran tahun yang lalu, rasanya tahun ini seneng banget. Bagaimana tidak, tahun lalu pada saat hari H lebaran, aku masih di Cikarang dan ga berkumpul sama keluarga. Pada saat itu memang tidak memungkinkan untuk pulang sebelum lebaran, mengingat sistem kerja yang shift dan terbatasnya personil, jadi jatah mudik mesti digilir, dan kebetulan aq kebagian mudik pada hari ke-2 lebaran. Yang paling asyik waktu mudik waktu itu, ternyata Jakarta sepi banget. Aku yang memperkirakan Jakarta macet ternyata mleset, padahal sudah aku antisipasi berangkat ke stasiun Kota 4 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta, padahal biasanya jarak tempuh mencapai 2 jam itupun klo lancar, eh ini malah ga smp 1 jam udah nyampe stasiun Kota. Akhirnya aq harus nunggu 3 jam di stasiun, apalagi stasiunnya jelek, maklum stasiun lama, beda banget sm Gambir.

Klo lebaran tahun ini alhamdulillah bisa aq lewatkan bareng keluarga, selain karena aq kerja di surabaya, kantorku tidak memberlakukan sistem shift, jadi libur sesuai dengan kalender. Tahun ini aq milih mudik ke Tuban naik sepeda motor. Aq memutuskan naik motor karena pada tgl 21 diperkirakan arus mudik bakal mencapai puncaknya, jadi aq milih naik motor. Apalagi klo naik motor kan bisa nyantai di jalan. Pada saat mudik aq memilih brangkat pagi banget, setelah sholat subuh (04.15) dan menempuh jarak 129.4 kilometer aq smp di rumah jam 06.15. Agak2 sedikit ngebut sih, biasanya ga secepat itu. Begitu sampai dirumah dan cipika-cipiki sama bidadari kecilku, aq langsung tidur smp siang.

Setelah lebaran dirumah, tiba saatnya aq balik ke sby. Aq balik tgl 29, naik sepeda lagi. Tapi kali ini tidak sepagi pada saat aq mudik, karena aq pernah balik ke sby sekitar jam 7an, matahari masih terlalu rendah dan begitu menyilaukan mataku, jadi aq milih agak siang. Aq berangkat jam 09.45. Aq merencanakan mampir ke rumah Nana di Gresik, tp dia sms kalo ga ada di rumah. Pada saat aq sampai di Surabaya (12.15), aq ga langsung ke kosan, tapi langsung "njujug" ke Ida. Aq berpikir mumpung di luar ,sekalian aja bersilaturahmi daripada udah di kosan entar males keluar, tau sendiri kan udara panas banget.

Begitulah kesan mudik-balik lebaran yang aku rasakan tahun ini. Klo tahun depan kira - kira seperti apa ya..?? Mungkin aja tahun depan udah mudik bareng istri, mudik ke mertua. hahahaaaaa.....ngayal puoollll...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home